Tuesday, 1 January 2019

INI BAHAYANYA MENIUP TEROMPET TAHUN BARU.!




Malam Tahun Baru telah usai dan banyak momen-momen berharga terjadi, seperti kumpul bersama Keluarga, Sahabat, Dan Pasangan.
Momen seperti itu akan selalu menjadi Sebuah Kenangan yang tak terlupakan apa lagi momen itu memiliki cerita unik yang sengaja maupun tak sengaja terjadi.

Di setiap perayaan Malam Tahun Baru selalu tidak pernah ketinggalan yang namanya Makan-makan bersama sembari menunggu Pukul 12:00.
Selalu tak pernah ketinggalan tradisi meniup terompet, menyalakan kembang api dan petasan itu seperti hal yang wajib di lakukan di setiap perayaan malam Tahun Baru.

Tahukah kamu bahaya dari meniup Terompet?
Tanpa kita sadari, terompet pun ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan kita jika kita tidak berhati-hati.
Bukan hanya Kembang api dan petasan yang berbahaya untuk keselamatan kita, Ternyata terompet pun sangat berbahaya.
Lalu apa saja bahaya Terompet bagi kesehatan kita?
Mari Simak Baik-Baik..

seperti kita ketahui bersama bahwa sebatang terompet pasti telah melalui berbagai uji mulut :

1. Uji mulut pembuatnya.
2. Uji mulut penjualnya.
3. Uji mulut (mungkin) para calon pembeli yang sekedar pilih-pilih.

bisa jadi mereka yang hanya sekedar pilih-pilih dan mencoba terompet itu  tanpa membeli mengidap :
Hepatitis.
Kanker Lidah.
Kanker Mulut.
Kanker Darah.
Atau Penyakit-penyakit menular yang lain
atau bahkan mengidap virus HIV/aids.
Bayangkan betapa cepat nya penyebaran Virus yang tidak terlihat mata itu, betapa mengerikan efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh sebatang terompet.
Apakah demi "tradisi tiup terompet" kita rela mempertaruh kan kesehatan orang yang kita sayangi ?
Jadi, mulai sekarang harus lebih berhati-hati untuk membeli terompet Jika Bisa Hentikan Tradisi meniup terompet di Malam Tahun Baru.

# Catatan :
Sekedar mengingatkan para orang tua yang memiliki anak, agar tidak sembarangan membelikan Terompet untuk Anak kita, mengingat sedang ada wabah Difteri yang penularan nya lewat PERCIKAN LUDAH.

Semoga bermanfaat !!

Copas dari : Dokter Boyke

Baca juga :

No comments:

Post a Comment